Showing posts with label rasuk. Show all posts
Showing posts with label rasuk. Show all posts

February 15, 2016

Belum Ma(mp)u

 
Akhir-akhir ini langit seringkali tampak cantik. Kalau ada yang bilang menatap langit seperti menatap cermin, aku kurang setuju. Pasalnya, segelap apapun awan di langit, tetap saja tampak menarik. Sementara menatap cermin (?) --- bahkan ketika aku mati-matian melukis paras tetap saja terlihat , emm apa ya?! Eh, kok gak bersyukur.
 
Akhir-akhir ini juga, ada perasaan aneh terselip disetiap lamunanku. Seperti bait-bait sajak penuh metafora. Sulit kuartikan perkata. Sulit kuceritakan pada siapapun termasuk kamu, yang jelas kata pertama sepertinya berarti "aku terlalu takut" ---kehilanganmu.
 
 
Aku mulai faham langkahku sedikit salah arah, mungkin benar-benar salah. Terlebih setelah melihat banyak teman-temanmu berubah begitu baik, ke arah-Nya. Tapi sungguh, muskil sekali berbalik, atau menuju arah yang tepat. Sekali lagi, aku takut. 
 
 
Aku terlalu takut untuk memulai membiasakan hal-hal yang benar. Maksudku, yang seharusnya. Mungkin karena aku terlalu "mem-benarkan" kebiasaan. Atau mungkin aku takut memulainya sendirian. Emmm, jadi.... maksudku.... maukah kamu...?

October 12, 2015

R.A.S.U.K


Dear 'Teh Risa', saya izin re-type sedikit karya-mu.
I don't even know, kenapa suka banget sama prolog ini...
I do feel every phrases, bahkan mungkin tiap syllable-nya.

Prolog

Dari sekian banyak garis hidup manusia yang Kau gambarkan, mengapa harus garis hidupku yang Kau buat berliku? Mengapa tak Kau buat lurus saja? Mungkin tanganMu tak akan terlalu pegal jika dibandingkan harus membuat garis-garis itu jadi sembarang.

Hidupku begitu semrawut! Aku kerapkali mengutuknya. Kau pasti bosan mendengar hatiku menjerit mencakar setiap relung dalam benak. Mereka bilang Kau pasti mendengarnya. Betul begitu?